polandia

Profil Strategi dan Komposisi Skuad Polandia Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 – Polandia adalah tim yang disegani di 3 dekade lalu. Mereka mampu menumbangkan Uni Soviet dan Belgia di Piala Dunia Spanyol tahun 1982 dan membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan dunia. Kala itu, Polandia finish di posisi ketiga setelah Italia yang menjadi Juara Piala Dunia 1982 menumbangkan mereka di fase semifinal. Dua episode sebelum Piala Dunia 1982 atau pada Piala Dunia 1974 Polandia tampil memukau dan secara mengejutkan mampu mengubur asa tim raksasa asal Amerika Latin, Brazil dalam perebutan posisi ketiga Piala Dunia 1974. Pada masa tersebut, Polandia yang dijuluki “Bialo-czerwoni” memiliki Grzegorz Lato dan Kazimierz Deyna sebagai striker dan gelandang dalam skuad. Mereka mampu masuk ke dalam 11 pemain terbaik (all stars) bersama Johan Cruyff dan Beckenbeuer. Namun, memasuki Piala Dunia 1986 di Meksiko mereka harus mengubur terget tinggi yang mereka miliki sejak awal turnamen. Kala itu Polandia harus gugur di babak 16 besar yang mengawali era kelam tim nasional Polandia. Zbigniew Boniek yang merupakan pemain bergelar doktor pada skuad Polandia kala itu mengutarakan sumpahnya bahwa Polandia akan tampil lebih baik di Piala Dunia berikutnya. Namun kenyataan berbicara lain dimana Polandia gagal lolos ke Piala Dunia 3 kali berturut – turut setelah sumpah tersebut sehingga sumpah dari Zbigniew Boniek justru dianggap sebagai kutukan. Polandia juga gagal lolos ke Piala Dunia 2010 dan 2014 dan membuat mereka perlahan dilupakan oleh dunia. Namun, Polandia menunjukan kembali sedikit taring mereka belakangan ini. di Piala Eropa 2016 mereka bahkan mampu menembus perempat Final sebelum ditumbangkan Portugal yang menjadi juara lewat adu penalti. Hal ini terjadi bukan karena kebetulan belaka sebab ada beberapa pemain menonjol yang mampu diandalkan terutama striker kelas dunia asal bayern Munchen Robert Lewandowski. Kini, Polandia menatap Piala Dunia 2018 untuk mengembalikan status mereka sebagai tim yang disegani.

Harapan Baru

Harapan kembali terbuka bagi Polandia dengan kehadiran Robert Lewandowski sebagai striker kelas dunia yang tampil memukau baik di level klub maupun di level tim nasional. Striker asal bayern Munich ini mampu menceploskan 16 goal dari 10 laga kualifikasi Piala Dunia dan menempatkannya sebagai pemegang rekor gol terbanyak di babak kualifikasi bahkan unggul dari pemegang 5 Ballon d’Or seperti Lionel Messi dan Ronaldo. Dengan kehadiran Lewandowski, lini penyerangan Polandia kembali mencuri perhatian dunia lewat produktifitas goal yang sangat tinggi. Selain Lewandowski, Piotr Zielinski juga menunjukan bahwa dirinya mampu diandalkan Polandia untuk mengembalikan status sebagai tim yang disegani di Eropa bahkan dunia. Pemain 24 tahun ini tampil gemilang bersama Polandia dengan kemampuannya muncul di pertahanan lawan secara tiba – tiba dan melepaskan tembakan akurat ke gawang lawan. Kelihaian Piotr Zielinski lepas dari pengamatan pemain bertahan lawan ini sangat membantu peranan Lewandowski dalam mencetak goal. Hal ini terlihat jelas ketika mereka menahan imbang Chile di pertandingan persahabatan beberapa waktu lalu. Dua pemain ini akan menjadi tumpuan asa Polandia bersama rekan setim lainnya.

Formasi Utama

Lewandowski

Grosicki – Zielinski

Rybus – Kyrchowiak – Linetty – Jedrzejczyk

Kaminski – Pazdan – Piszczek

Szczesny

(3-4-2-1)

Pemain Kunci

Lewandowski dan Zielinski tentu menjadi pemain kunci bagi tim nasional Polandia di Piala Dunia 2018 ini. Jika mereka mampu tampil apik dan konsisten selama Piala Dunia ini, maka Polandia diprediksi akan maju paling tidak hingga babak perempat final. Lewandowski adalah striker murni yang dilengkapi dengan kemampuan tembakan jarak jauh keras yang akurat membuat kiper manapun akan kesulitan menepis bola yang bergerak cepat ke gawangnya. Selain itu, Lewandowski juga mempu melepaskan tandukan akuran dan mampu memanfaatkan postur tubuhnya yang tinggi dengan baik. Polandia juga memiliki kiper elit seperti Szczesny asal Juventus serta Lukasz Fabianski dari Swansea City.

Strategi Utama

Adam Nawalka yang menjadi pelatih Polandia tentu akan menginstruksikan timnya untuk bermain menekan dan mengejar bola. Permainan ini terbukti efektif untuk bersaing di level tinggi seperti Piala Dunia ini. Adam Nawalka memiliki Lewandowski yang tidak diragukan lagi ketajamannya di depan gawang. Mereka akan memainkan strategi umpan terobosan serta variasi serangan dari sayap untuk memasimalkan kemampuan Lewandowski dalam duel udara untuk memecah kebuntuan lewat sundulan. Adam Nawalka juga mengasah kemampuan tembakan jarak jauh pada timnya dan hasilnya mulai terlihat di beberapa pertandingan terakhir Polandia di semua ajang terutama 2 goal yang bersarang di gawang Chile oleh tendangan jarak jauh Lewandowski dan Zielinski.

Karawanan Dalam Skuad

Sejatinya, Lukasz Piszczek adalah pemain yang memiliki performa bagus seperti yang dia tunjukan kala membela Dortmund di Jerman. Namun, performa Piszczek sudah menurun dan membuat pertahanan Polandia menjadi longgar. Demikian juga atas kabar buruk yang diterima Polandia pekan lalu ketika Kamil Glik gagal dalam menjajal tendangan salto Gareth Bale ketika mencetak goal ke gawang Liverpool di final Liga Champions beberapa waktu lalu. Kamil Glik yang dikenal garang dalam mengawal pertahanan serta pemain yang kaya akan pengalaman terpaksa harus mengalami cedera di masa menjelang Piala Dunia 2018 ini. selain itu, ketergantungan penuh kepada Lewandowski sebagai mesin gol utama Polandia tentu akan membawa masalah tersendiri ketika Lewandowski harus cedera atau mendapat kawalan ketat selama Piala Dunia 2018 ini.