Profil Strategi dan Komposisi Skuad Kolombia Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 – “Los Cafeteros” menjadi tim yang mengejutkan publik pada Piala Dunia 2014 di Brazil. Kala itu, mereka berhasil lolos hingga ke perempat final sebelum kalah 2 – 1 dari tuan rumah Brazil. Kesuksesan itu tentu mengherankan apabila kita mengingat bahwa kala itu Kolombia tidak diperhitungkan di Piala Dunia 2014. Bagi Kolombia, pencapaian di Piala Dunia 2014 itu adalah yang terbaik dari sejarah mereka berkompetisi di Piala Dunia. Kini Kolombia kembali ikut bersaing di turnamen 4 tahunan tersebut sebagai unggulan di Grup H bersama Polandia, Senegal dan Jepang. Lalu, apakah Kolombia mampu menyamai pencapaian terbaik mereka tersebut ? atau bahkan mereka mampu melampauinya di Piala Dunia kali ini ? Berikut ini kami telah menyajikan informasi seputar profil tim nasional Kolombia lengkah dengan analisis kekuatan dan kelemahan mereka. Mari kita simak bahasannya dibawah ini :

Rekam Jejak di Piala Dunia

Kolombia telah mengikuti turnamen 4 tahunan ini sebanyak 5 kali. Mereka ikut sebagai kontestan Piala Dunia di tahun 1964, 1994, 1998 dimana mereka hanya mampu bersaing di fase grup, selanjutnya di tahun 1990 dimana mereka mampu melangkah ke babak 16 besar dan puncaknya di tahun 2014 ketika mereka berhasil maju hingga perempat final di Piala Dunia Brazil. Demikian Kolombia lolos ke Piala Dunia Rusia 2018 yang artinya mereka berhasil lolos ke Piala Dunia 2 kali beruntun sejak tahun 2014. Sedikit cerita yang tetap dikenang hingga saat ini adalah peristiwa pembunuhan terhadap salah satu pemain Kolombia yaitu Andres Escobar yang terjadi sesaat setelah Kolombia bertanding di Piala Dunia 1994. Andres Escobar sendiri diduga ditembak karena kekecewaan publik akibat gol bunuh diri yang dilakukannya kala menghadari AmeriKa Serikat kala itu.

Performa yang Kurang Meyakinkan

Kolombia memang lolos ke Piala Dunia 2018 ini tetapi ada catatan yang mengkhawatirkan yang perlu diperhatikan. Skuad asuhan Jose Pekerman hanya mampu memenangi laga kualifikasi melawan tim tim non unggulan di Zona CONMEBOL seperti Venezuela, Ekuador, Bolivia, Paraguay dan lainnya. Mereka tidak mampu mengalahkan tim – tim kuat seperti Brazil, Uruguay, Argentina hingga Chile yang gagal lolos ke Piala Dunia 2018 ini. Hal ini jelas membawa keraguan di benak publik apalagi mereka akan menghadapi tim – tim kuat dalam kompetisi sekelas Piala Dunia ini. dengan performa yang kurang meyakinkan ini, Jose Pekerman harus kembali mengasah kolektifitas para pemainnya untuk dapat bermain solid seperti pada Piala Dunia edisi sebelumnya di Brazil ketika mereka berhasil maju hingga babak perempat final. Dari 18 laga kualifikasi, Kolombia hanya mampu menang 7 kali, imbang 6 kali dan 5 kali menderita kekalahan. Produktifitas goal mereka 21 berbanding kebobolan 19 goal, berbeda jauh dari tim Amerika Latin lainnya seperti Uruguay dan Brazil yang mampu mengemas lebih dari 30 goal dan kebobolan kurang dari 20 goal.

Formasi Utama

Falcao

Cardona – James – Cuadrado

Aguilar – Sanchez

Fabra – Mina – D. Sanchez – Arias

Ospina

(4-2-3-1)

Pemain Kunci

James Rodriguez adalah gelandang serang milik Bayern Munchen yang tampil brilian pada Piala Dunia 2014 lalu. Dirinya adalah sosok dibalik kesuksesan Kolombia maju hingga babak perempat final kala itu dengan konsistensinya mencetak goal yang mengantarkannya menjadi top skor pada Piala Dunia tersebut. James Rodriguez juga menjadi top skor Kolombia pada laga kualifikasi yang mereka jalani beberapa waktu lalu dengan produktifitas 6 goal dan ini menandakan bahwa dirinya masih akan menjadi andalan Kolombia pada Piala Dunia 2018 ini. James Rodriguez memiliki kemampuan finishing yang baik berkat kemampuannya menembak ke sudut yang sulit dijangkau kiper lawan serta tendangan keras terukur yang dimilikinya. James juga mampu lepas dari kawalan pemain bertahan lawan untuk menerima umpan dari rekannya dan mengkonversikannya menjadi sebuah goal. Selain James, Cuadrado juga menjadi sosok kunci bagi Kolombia. Juan Cuadrado memiliki kemampuan dribling yang tinggi serta tipe pemain direct yang tentunya akan merepotkan pemain bertahan lawan. Juan Cuadrado akan beroperasi di sektor sayap Kolombia sebagai motor serangan bersama James. Jika Juan Cuadrado mampu memanjakan Radamel Falcao di posisi ujung tombak untuk menerima umpan matang, maka Kolombia diprediksi akan tampil jauh lebih baik dan konsisten.

Analisis Kekuatan

Kekuatan skuad Kolombia terletak pada lini kedua penyerangan mereka. Posisi ini diisi oleh Cuadrado, james Rodriguez serta Cardona yang akan tampil menyokong 2 striker utama mereka Falcao dan Carlos Bacca. Seperti diketahui, Cuadrado dan James adalah pemain yang menonjol dalam skuad Kolombia dan kehadiran mereka di lini tengah dapat memberikan jaminan penguasaan bola dan serangan yang kuat dalam menghadapi tim – tim di Piala Dunia. 3 gelandang ini akan ditugaskan untuk maju ke pertahanan lawan dan berusaha mendekati Bacca atau Falcao yang bertugas di ujung tombak untuk memaksimalkan umpan yang ada. Kolombia diprediksi akan mempertahankan permainan umpan pendek dengan variasi umpan lambung terobosan untuk mampu membongkar pertahanan lawannya. James akan ditugaskan naik ke lini depan untuk membantu striker mencetak goal seperti biasanya.

Kelemahan Skuad

Kelemahan Skuad Kolombia terletak pada pertahanan mereka. Yerri Mina dan D Sanchez yang sering ditugaskan sebagai palang pintu utama Kolombia masih tampil dibawah harapan Jose Pekerman. Performa mereka tergolong buruk dengan seringnya kurang tanggap dalam mengantisipasi serangan lawan. Yerri Mina dan D Sanchez juga tercatat gagal dalam memblok tendangan lawan sehingga David Ospina sebagai lapisan pertahanan terakhir harus bekerja ekstra keras mengamankan gawangnya. Inilah mengapa mereka harus kebobolan 19 goal selama babak kualifikasi. Ketergantungan kepada James juga menjadi kelemahan Kolombia. Jika James tampil kurang maksimal dan mendapat penjagaan ketat dari pemain bertahan lawan, maka bisa dipastikan Kolombia akan kesulitan mencetak goal, sama ketika mereka bertanding imbang melawan Mesir dan Australia tanpa goal di 2 pertandingan terakhir mereka dalam ajang laga persahabatan.