Minnesota Lynx vs Dallas Wings 24 Mei 2018

Minnesota Lynx yang notabene merupakan juara bertahan sudah tak diragukan lagi kapabilitasnya untuk mempertahankan gelarnya di WNBA musim ini. Meski ada beberapa pihak yang memprediksi berkurangnya dominasi Minneota Lynx karena semakin uzurnya usia skuad namun tim sekota Minnesota Timberwolves ini tetaplah tim yang tak bisa dilupakan dalam perburuan gelar juara WNBA 2018.

Tiga pilar Minnesota Lynx memang tahun ini semakin dekat dengan usia kepala empat. Rebbekah Brunson yang musim lalu banyak berkonstribusi dalam membantu Lynx melakukan Rebound akan genap berusia 37 tahun pada bulan Desember nanti. Begitu juga dengan Seimone Augustus yang merupakan salah satu mesin poin Lynx dalam babak Play Off berusia 34 tahun sedangkan point guard Lindsay Whalen telah menginjak 36 tahun. Tak heran jika banyak yang meragukan kemampuan Lynx untuk dapat mempertahankan dominasinya di kancah WNBA.

Baca juga : Golden State Warriors vs Houston Rockets

WNBA musim ini kabarnya juga akan menjadi yang terakhir bagi ketiga pemain ikonik tersebut. Jika kabar tersebut benar maka Lynx harus bekerja keras untuk mencari penggati ketiga pemain pilarnya tersebut untuk menemani mesin poin utama mereka Sylvia Fowless. Fowless yang saat ini sudah berusia 32 tahun dipastikan akan tetap menjadi center utama sekaligus mesin poin Lynx di WNBA musim depan.

Selain itu Lynx juga masih memiliki Small Forward Maya Moore yang sama produktifnya dengan Fowlees.
Dalam Game kedua WNBA musim ini, Lynx akan berhadapan dengan Dallas Wings yang pada laga perdana harus mengakui keunggulan Phoenix Mercury yang otomatis membuat langkah mereka untuk mencapai target menembus Play Off sedikit menemui ganjalan. Sayangnya setelah kalah dari Mercury, Wings harus kembali bermain kontra lawan tangguh sekelas Lynx. Meskipun berstatus Underdog namun bermain di hadapan pendukungnya sendiri akan membuat Wings diharapkan paling tidak memberikan perlawanan sengit kepada Minnesota Lynx.

Pada laga melawan Mercury kemarin, Wings sejatinya mampu mengimbangi tim asal Phoenix tersebut. Terbukti dengan mampunya Wings untuk mengimbangi perolehan angka dari Mercury hingga Halftime.Namun sayang pasca Half Time, Wings terlihat tak mampu lagi mengimbangi konsistensi permainan Mercury.

Sisi positf lain dari kekalahan Wings tersebut tentu saja penampilan memukau dari center Liz Cambridge yang notabene merupakan rekrutan anyar Wings. Cambridge mampu menjadi pemain yang sangat berbahaya di Paint Area, selain membukukan 18 poin dirinya juga sukses mengoleksi 11 rebound. Selain Cambridge, Point Guard andalan Wings Skylar Diggins-Smith juga tampil lumayan baik dengan mengemas 18 poin dan menjadi pelayan yang baik bagi rekan setimnya lewat tambahan 9 assist. Sayang performa Diggins-Smoth sedikit ternoda dengan presentase tembakan 3 angkanya yang menunujukan angka 0 persen dari 7 kali kesempatan.

Dalam menghadapi Minnesota Lynx tentu Dallas tak bisa mengulang performa tak konsistennya seperti kala menghadapi Phoenix Mercury. Presentase tembakan 3 angka juga wajib dibenahi terlebih Dallas akan bertanding di Home Courtnya sendiri. Sementara Lynx masih akan mengandalkan para pengalaman para pemain seniornya yang dipadukan dengan ketajaman Maya Moore.
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah 93-75 untuk keunggulan Minnesota Lynx.